Perancangan Database dan DBMS ================================== Database adalah suatu susunan/kumpulan data
operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan
yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi
dengan menggunakan metode tertentu dengan
menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan
informasi yang diperlukan pemakainya. ------------------------------------------ SISTEM DATABASE adalah suatu sistem penyusunan
dan pengelolaan record-record dengan menggunakan
komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam
serta memelihara data operasional lengkap sebuah
organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan
informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan
proses pengambilan keputusan. ------------------------------------------ KOMPONEN DASAR DARI SISTEM DATABASE Terdapat 4 komponen pokok dari system database: A. DATA,dengan ciri-ciri :
1. Data disimpan secara terintegrasi (integrated)
Terintegrated yaitu Database merupakan kumpulan
dari berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang
berbeda yang disusun dengan cara menghilangkan
bagian-bagian yang rangkap (redundant)
2. Data dapat dipakai secara bersama-sama (shared)
Shared yaitu Masing-masing bagian dari database
dapat diakses oleh pemakai dalam waktu yang
bersamaan, untuk aplikasi yang berbeda. ------------------------------------------ B. HARDWARE ( perangkat keras)
Terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer
yang digunakan untuk pengelolaan sistem database
berupa :
1. Peralatan untuk penyimpanan misalnya disk, drum,
tape.
2. Peralatan input dan output.
3. Peralatan komunikasi data, dll ------------------------------------------ C. SOFTWARE (perangkat lunak)
Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai
dengan data phisik pada database, dapat berupa :
1. Database Management System (DBMS).
2. Program-program aplikasi & prosedur-prosedur. ------------------------------------------ D. USER (Pemakai)
Terbagi menjadi 3 klasifikasi :
1. Database Administrator (DBA), orang/tim yang
bertugas mengelola system database secara
keseluruhan.
2. Programmer, orang/tim membuat program aplikasi
yang mengakses database dengan menggunakan
bahasa pemprograman.
3. End user, orang yang mengakases database melalui
terminal dengan menggunakan query language atau
program aplikasi yang dibuat oleh programmer. ------------------------------------------ DATA PADA DATABASE DAN HUBUNGANNYA Ada 3 jenis data pada sistem database, yaitu:
1. Data operasional dari suatu organisasi, berupa data
yang disimpan didalam database
2. Data masukan (input data), data dari luar sistem
yang dimasukan melalui peralatan input (keyboard)
yang dapat merubah data operasional
3. Data keluaran (output data), berupa laporan melalui
peralatan output sebagai hasil dari dalam sistem
yang mengakses data operasional ------------------------------------------ KEUNTUNGAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE
1. Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsistensi.
2. Terpeliharanya keselarasan data.
3. Data dapat dipakai secara bersama-sama.
4. Memudahkan penerapan standarisasi.
5. Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamanan.
6. Terpeliharanya intergritas data.
7. Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi
8. Program / data independent. ------------------------------------------ KERUGIAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE
1. Mahal dalam implementasinya
2. Rumit/komplek
3. Penanganan proses recovery & backup sulit
4. Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait. ------------------------------------------ ISTILAH-ISTILAH YG DIPERGUNAKAN DALAM SISTEM BASIS DATA
a. Enterprise yaitu suatu bentuk organisasi.
Contoh :
Sekolah -> data_mhs
Rumah sakit -> data_pasien
b. Entitas yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya.
Contoh :
Bidang administrasi siswa -> entitas mahasiswa, buku pembayaran
Bidang kesehatan -> entitas pasien, dokter, obat
c. Atribute/field yaitu setiap entitas mempunyai atribut atau
suatu sebutan untuk mewakili suatu entitas.
Contoh :
Entity siswa -> field = Nim, nama_siswa,alamat,dll
Entity nasabah -> field=Kd_nasabah,nama_nasabah,dll
d. Data value yaitu data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau atribute.
Contoh :
Atribut nama_karyawan -> sutrisno, budiman, dll
e. Record/tuple yaitu kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap.
Contoh :
record mahasiswa -> nim, nm_mhs, alamat.
f. File yaitu kumpulan record-record sejenis yang mempunyai panjang elemen sama, atribute yang sama namun berbeda-beda data valuenya.
g. Kunci elemen data yaitu tanda pengenal yang secara unik mengindentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. ------------------------------------------ TUJUAN PERANCANGAN DATABASE:
1. Untuk memenuhi informasi yang berisi
kebutuhan–kebutuhan user secara khusus dan
aplikasinya.
2. Memudahkan pengertian struktur informasi.
3. Mendukung kebutuhan–kebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penampilan (respone time,
processing time dan strorage space). ------------------------------------------ APLIKASI DATABASE DALAM LIFE CYCLE
1. System definition
2. Design
3. Implementation
4. Loading atau data convertion
5. Aplication conversion
6. Testing dan Validation
7. Operation
8. Monitoring dan Maintenance ------------------------------------------ ADA 6 FASE PROSES PERANCANGAN DATABASE 1. Pengumpulan dan analis
a. Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya
b. Peninjauan dokumentasi yang ada
c. Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data
d. Daftar pertanyaan dan wawancara 2. Perancangan database secara konseptual
a. Perancangan skema konseptual
b. Perancangan transaksi 3. Pemilihan DBMS
a. Faktor teknis
b. Faktor Ekonomi dan Politik organisasi 4. Perancangan database secara logik (data model mapping)
a. Pemetaan (Transformasi data)
b. Penyesuaian skema ke DBMS 5. Perancangan database secara fisik
a. Response Time
b. Space Utility
c. Transaction Throughput 6. Phase Implementasi Sistem Database ------------------------------------------ DBMS (Database Management Systems) DBMS adalah perangkat lunak yang menangani semua
pengaksesan database yang mempunyai fasilitas
membuat, mengakses, memanipulasi dan memelihara
basis data ------------------------------------------ BAHASA dalam DBMS A. Data Definision Language (DDL)
Hasil kompilasi dari perintah DDL adalah satu set dari
table yang disimpan dalam file khusus disebut data
dictionary/directory. ------------------------------------------ B. Data Manipulation Language (DML)
Bahasa yang memperbolehkan pemakai untuk akses
atau memanipulasi data sebagai yang telah
diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang
tepat Secara dasar ada dua tipe DML : 1. Prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk
menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan
bagaimana untuk mendapatkannya contoh dbase
III, foxbase 2. Non prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk
menspesikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa
menspesifikasikan bagaimana untuk
mendapatkannya. Contoh SQL, QBE. ------------------------------------------ FUNGSI DBMS 1. Data Definition, DBMS harus dapat mengolah
pendefinisian data. 2. Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani
permintaan dari pemakai untuk mengakses data. 3. Data Security & Integrity, DBMS harus dapat
memeriksa security dan integrity data yang
didefinisikan oleh DBA 4. Data Recovery & Concurency, DBMS harus dapat
menangani kegagalan – kegagalan pengaksesan
database yang dapat disebabkan oleh sesalahan sistem,
kerusakan disk, dsb 5. Data Dictionary, DBMS harus menyediakan data
dictionary. 6. Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari
semua fungsi seefisien mungkin. ------------------------------------------ KOMPONEN DBMS 1. Query Prosesor, komponen yang mengubah
bentuk query kedalam instruksi kedalam
database manager. 2. Database Manager, menerima query &
menguji eksternal & konceptual untuk
menentukan apakah record – record tersebut
dibutuhkan untuk memenuhi permintaan
kemudian database manager memanggil file
manager untuk menyelesaikan permintaan 3. File manager, memanipulasi penyimpanan file
dan mengatur alokasi ruang penyimpanan
disk. 4. DML Prosessor, modul yang mengubah perintah DML
yang ditempelkan kedalam program aplikasi dalam
bentuk fungsi-fungsi 5. DDL compiler, merubah statement DDL menjadi
kumpulan table atau file yang berisi data dictionary /
meta data 6. Dictionary manajer, mengatur akses dan memelihara
data dictionary ------------------------------------------ PERBEDAAN TRADITIONAL FILE MANAGEMENT
(FMS) DENGAN DATABASE MANAGEMENTSISTEM
(DBMS) ================================== TRADITIONAL FILE MANAGEMENT
1. Bersifat program oriented
2. Bersifat kaku
3. Terjadi kerangkapan data dan tidak terjaminnya
keselarasan data ( data inkonsistensi) ------------------------------------------ DATABASE FILE MANAGEMENT (DBMS)
1. Bersifat data oriented
2. Bersifat luwes/fleksible
3. Kerangkapan data serta keselarasan data dapat
terkontrol Keterangan :
- Program oriented “ Susunan data di dalam file, distribusi
data pada peralatan strorage, dan organisasi filenya
dipilih sedemikian rupa, sehingga program aplikasi dapat
menggunakan secara optimal “.
- Data oriented “ Susunan data, organisasi file pada database
dapat dirubah, begitu pula strategi aksesnya tanpa
mengganggu program aplikasi yang sudah ada “. ------------------------------------------ ARSITEKTUR SISTEM DATABASE
Terbagi menjadi 3 tingkatan :
1. Internal level yaitu menerangkan struktur penyimpanan
basisdata secara fisik dan organisasi file yang
digunakan “
2. konseptual level yang menerangkan secara
menyeluruh dari basisdata dengan menyembunyikan
penyimpanan data secara fisik “
3. Ekternal level yang menerangkan View basisdata dari
sekelompok pemakai. ------------------------------------------ DATA INDEPENDENCE
Merupakan salah satu kelebihan sistem database
dimana DBA dapat merubah struktur storage & stategi
akses dalam pengembangan sistem database tanpa
mengganggu program-program aplikasi yang sudah
ada. ------------------------------------------ TINGKAT DATA INDEPENDENCE 1. Physical data independence yaitu perubahan internal
schema dapat dilakukan tanpa menggangu conceptual
schema. 2. Logical data independence yaitu conceptual schema
dapat dirubah tanpa mempengaruhi ekternal schema. ------------------------------------------ ALASAN PERLUNYA PRINSIP DATA
INDEPENDENCE DITERAPKAN PADA
PENGELOLAAN SISTEM DATABASE
1. Database Administrator dapat merubah isi, lokasi dan
organisasi database tanpa mengganggu program
aplikasi yang ada.
2. Vendor hardware & software pengelolaan data bisa
memperkenalkan produk - produk baru tanpa.
mengganggu program - program aplikasi yang telah ada
3. Untuk memudahkan perkembangan program aplikasi.
4. Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA
demi security dan integritas data, dengan
memperhatikan perubahan - perubahan kebutuhan user.